Jumat, 06 Mei 2011

Penyebab Wanita Memalsukan Orgasme

 Jakarta - Sebagian besar wanita memalsukan orgasmenya. Menurut penelitian, ada 70% wanita yang melakukan itu. Apa yang membuat para wanita tersebut memalsukan orgasme?

Sebelum lebih jauh membahas soal hal di atas, sebaiknya kenali dulu soal orgasme pada wanita. Berdasarkan sebuah survei, seperti dilansir Telegraph, rata-rata wanita merasakan orgasme selama 13-51 detik. Mereka butuh waktu sampai 20 menit untuk mencapai orgasme itu.

Agar orgasme lebih mudah tercapai, wanita perlu mendapatkan stimulasi klitoris. 95% wanita mencapai orgasme setelah mendapatkan stimulasi di daerah itu.

"Area klitoris adalah area paling sensitif ketimbang vagina. Jadi saat mendapat stimulasi, bisa membuat wanita lebih bergairah ketimbang penetrasi vagina," jelas Psikolog Seks Dr. Petra Boynton.

Saat bercinta, pria yang sudah melakukan berbagai cara tentu berharap si wanita mendapatkan orgasme. Pria akan merasa lebih jantan saat mereka bisa memuaskan pasangannya. Wanita pun sadar akan hal tersebut dan mereka tahu orgasme yang mereka raih bisa membuat pria lebih percaya diri.

Oleh karena itu wanita karena tidak mau menyakiti pasangannya kerap memalsukan orgasme mereka. Berikut alasan-alasan kenapa wanita memalsukan orgasme, seperti dikutip Your Tango:

1. Ingin Membahagiakan Pasangan

Pria kerap berkata jika mereka bisa membuat wanita orgasme, hal itu tidak hanya membuat mereka senang melihat pasangannya saat meraih kenikmatannya. Pria-pria rupanya juga jadi lebih mudah mencapai klimaks jika pasangannya bisa orgasme. Menyadari hal itu, para wanita pun ingin membuat pasangannya bahagia dan bisa mencapai klimaks dengan cara memalsukan orgasme.

2. Tantangan

Beberapa wanita jadi merasa bersemangat jika mereka bisa mengontrol klimaks pasangannya. Mereka jadi merasa memiliki kekuasaan. Wanita jadi merasa tertantang berapa lama mereka bisa menunda orgasme pasangannya. Fakta bahwa wanita bisa membuat pria tetap orgasme, meski mereka melakukan orgasme palsu, bisa memuaskan untuk mereka.

3. Saat Tidak Mood

Menyedihkan tapi itulah kenyataan, terkadang wanita bisa sangat merasa tidak mood untuk bercinta dan ingin segera menyudahinya. Namun tentu saja mereka tidak bisa melakukan hal itu. Demi mempertahankan kepercayaan diri pasangannya, wanita pun memalsukan orgasmenya.

4. Merasakan Sakit atau Tidak Nyaman

Meskipun sudah mendapatkan foreplay yang cukup dan bergairah, untuk beberapa wanita mereka tetap merasa tidak nyaman atau kesakitan. Rasa sakit ini tentu bukan situasi yang membuat mereka menikmati momen bercinta. Oleh karena itu mencapai orgasme pun jadi sulit, sehingga mereka memilih memalsukannya saja.

5. Kurang Waktu

Rata-rata wanita butuh waktu 20 menit untuk mencapai orgasme. Lamanya waktu itu terkadang membuat mereka jadi merasa tidak enak dengan pasangannya. Wanita merasa mereka sudah terlalu lama dan khawatir pasangannya lelah. Jadi karena perasaan tidak enak itu, wanita pun berakting mendapatkan orgasmenya.
»»  READMORE...

Kamis, 05 Mei 2011

Website Pencari Partner Seks di Kampus buatan Mahasiswa

 Chicago - Para mahasiswa ini coba membuat sebuah website kontroversial. Sebab, tujuan website tersebut adalah memfasilitasi mereka dalam mencari partner seksual di lingkungan kampus.

eduHookups, demikian namanya, dicetuskan oleh mahasiswa di University of Chicago, Amerika Serikat. Sambutannya ternyata meriah, sehingga bukan hanya mahasiswa University of Chicago saja peminatnya, tapi juga mahasiswa universitas lain, misalnya Northwestern University dan Columbia College.

Keberadaan website bersangkutan jelas bikin kontroversi, terlebih dibuat di sebuah lingkungan akademis. Namun para pendukung menilai website semacam ini dibutuhkan para mahasiswa setempat. Sampai kini, belum ada tanggapan dari otoritas universitas mengenainya.

Popularitas situs makin besar, dan sekarang telah memiliki hampir seribu anggota, kebanyakan adalah pria. Dikutip Pojok-warta dari DailyMail, Rabu (30/3/2011), sebanyak 2000 pesan privat juga telah dikirimkan via website.

Karena popularitasnya makin menjulang, beberapa pihak bahkan menganggap situs ini punya potensi untuk mencapai kejayaan layaknya Facebook. Facebook memang awalnya berasal dari proyek iseng-iseng Mark Zuckerberg di kampusnya.

"Karena layanan ini targetnya spesifik, kemungkinan ia tidak akan sebesar Facebook. Tapi kami akan berekspansi ke kampus lain, jadi siapa tahu," tukas juru bicara eduHookUps.

Untuk jadi anggota di website ini, user harus memiliki alamat email .edu yang menandakan mereka masih mahasiswa. Mereka lalu bisa saling berinteraksi untuk sekadar kencan sampai berhubungan intim. Pihak situs mewanti-wanti agar hubungan dilakukan dengan aman, misalnya memakai kondom
»»  READMORE...

Cari Selingkuhan Online Berujung Pacar Sendiri

Kanada - Sungguh sial nasib pria yang satu ini. Berniat menemui wanita yang dikenalnya via situs kencan malah berujung petaka. Sebab wanita yang ditemuinya itu ternyata adalah pacarnya sendiri.

Kejadian unik ini terjadi di wilayah Barrie, Kanada. Tidak diterangkan bagaimana kebetulan itu bisa terjadi, namun yang pasti sang pacar jadi murka karenanya.

Kebetulan tempat pertemuan mereka adalah di sebuah warung kopi. Si wanita ini menyiram wajah pacarnya itu dengan air kopi, masih ditambah 'bonus' tamparan.

Perkara ini jadi runyam karena kemudian si wanita ditangkap polisi karena tuduhan penganiayaan. Polisi setempat sedang menyelidiki kalau kalau ada unsur hukum yang dilanggarnya.

Dikutip detikINET dari Metro, Jumat (6/5/2011), nama dua orang itu tidak disebutkan oleh polisi. Sepertinya sang wanita tidak menyebut identitas aslinya kala kencan online sehingga si pria tidak sadar bahwa selingkuhan yang diincar adalah kekasih sendiri.
»»  READMORE...

Selasa, 03 Mei 2011

Gara - gara facebook.... sepasang suami istri cerai !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

 Bagi Anda facebooker yang telah menikah, diimbau bijaksana menggunakan situs jejaring sosial satu ini. Iseng-iseng berkirim wall atau komentar mesra kepada teman Anda, bisa berujung pada perceraian.

Seperti sejumlah kasus yang tercatat di Pengadilan Agama Bandung. Dalam dua tahun terakhir perceraian akibat facebook ini mulai banyak terjadi.

"Sekarang sudah mulai berkembang, banyak perkara perceraian gara-gara facebook," ujar Juru Bicara Pengadilan Agama Bandung Acep Saifuddin saat ditemui di kantornya, Selasa (3/5/2011).

Saat sidang perceraian, print out halaman facebook pun dibawa sebagai bukti. "Jadi sebagai bukti ada facebook-an, halaman facebooknya itu di print out oleh pihak yang bersangkutan pada majelis hakim sehingga diketahui main mesra-mesraan," katanya.

Ia mengatakan, dalam perkara yang pernah ia tangani, suami merasa cemburu karena isterinya bermesra-mesra menggunakan facebooknya.

"Gara-gara bahasa yang mesra yang keluar di facebook, suami merasa cemburu," katanya.

Namun dalam pengakuannya sang istri menyangkal, dan menyatakan hanya iseng semata. "Isterinya menyangkal. Dia bilang hanya iseng. Jadi janganlah kita itu iseng facebookan dengan lawan jenis menggunakan kata-kata mesra yang membuat pasangan cemburu. Itu fatal. Facebook memang memberi manfaat tapi ada juga yang negatifnya," kata Acep.

Acep mengungkapkan, semakin canggih teknologi yang berkembang juga mempengaruhi alasan perceraian. Namun ia menyebut, kebanyakan pasangan yang bercerai gara-gara facebook ini adalah pasangan muda.

"Yang mengerti internet lah," katanya.

Namun ia tak menyebut berapa banyak kasus seperti itu yang ditangani Pengadilan Agama Bandung. "Saya tidak tahu karena kan yang menangani tidak hanya saya. Tapi saya pernah beberapa kali tangani perkara seperti ini sejak 2009," akunya.
»»  READMORE...

BARCA PECUNDANGI REAL MADRID

Barcelona - Real Madrid masih menggerutu menyoal kepemimpinan wasit di leg 2 semifinal Liga Champions. Pada kenyataannya, Barcelona sudah menang dan Madrid harus menerima hal itu.

Dijamu Barcelona di Stadion Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dinihari WIB, Madrid pulang dengan hasil imbang 1-1. Hasil ini tidak cukup buat Los Blancos karena mereka kalah 0-2 di leg pertama.

Madrid menggugat keputusan wasit Frank De Bleeckere yang menganulir gol Gonzalo Higuain di awal babak kedua saat skor masih 0-0. Menurut Madrid, Cristiano Ronaldo tidak melanggar Javier Mascherano sebelum Higuain mencetak gol.

Hal tersebut ditanggapi santai oleh pemain Barca, Xavi Hernandez. Menurut Xavi, lolosnya Barca ke final adalah bukti bahwa mereka lebih baik dan Madrid harus hidup dengan kenyataan itu.

"Kami menang. Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah tim yang superior," seru Xavi sebagaimana yang dilansir Marca.

"Madrid sudah kalah dan sekarang mereka harus menerimanya," tandas gelandang yang menjadi motor lini tengah Barcelona itu.
»»  READMORE...